Jumat, 08 Juli 2011

Semarak Pertambangan Mineral Logam di Wonogiri

Sejalan dengan pencanangan tahun 2011 oleh Bupati Wonogiri, Danar Rahmanto, sebagai tahun investasi, kegiatan pertambangan di Kabupaten Wonogiri semakin menampakkan kiprahnya. Beberapa minggu yang lalu, telah menghiasi headline Solopos “Ladang Emas di Wonogiri”. Berita yang bersumber dari release Augur Resources Ltd itu telah menghebohkan seluruh Solo Raya dan sekitarnya. Namun demikian berita tersebut bukan tanpa dasar, karena ada sumber berita yang jelas, meski masih perlu penelaahan lebih lanjut. Namun demikian dari data yang ada, keberadaan potensi emas di Wonogiri (Selogiri) terbukti menjanjikan.

Emas di Selogiri bukan satu-satunya potensi yang patut dikembangkan. Masih ada potensi lain di Jatiroto yang sampai saat ini dalam tahap eksplorasi oleh PT. Antam Tbk. Belakangan telah ditemukan juga di Desa Hargosari, urat Cu-Au selebar 1 m dengan panjang sekitar 750 m – 1 km. Juga penemuan urat-urat emas di Girimarto dan Sidoharjo yang sebelumnya belum masuk ke data potensi kabupaten Wonogiri.

Berita lain yang cukup menggembirakan adalah semakin aktifnya pemegang IUP yang dalam tahun 2010 kurang ada gregetnya. Diantaranya IUP Operasi Produksi PT. Bara Petro Sakti. Sejak awal tahun 2011 telah memulai lagi kegiatannya. PT. Bara Petro Sakti saat ini sedang melakukan tespit di Ngijo Karangtengah, setelah beberapa waktu yang lalu melakukan survey geofisika. Hasil survey geofisika sebenarnya merekomendasikan pemboran eksplorasi di beberapa tempat dengan kedalaman yang cukup dangkal, yaitu sekitar 20 m. Dengan rekomendas tersebut, PT. Bara Petro Sakti memutuskan untuk membuat tespit di beberapa tempat dengan pertimbangan lebih ekonomis. Hasil tespit di tiga lokasi cukup menggembirakan. Dengan kedalaman 5 m telah ditemukan kandungan mineral galena dalam bentuk bongkah-bongkah yang cukup signifikan. Data ini cukup menggembirakan dan akan dilakukan lebih detil pada lubang-lubang yang lain.

Satu lagi, berita yang cukup menggembirakan adalah akan segera dimulainya kegiatan operasi produksi PT. Hargosari Golden Mining, meneruskan operasi produksi yang dulu dilakukan oleh CV. Nur Alam Sejahtera di Desa Dlepih Kecamatan Tirtomoyo.

Kegiatan-kegiatan itu memberikan secercah harapan bagi masyarakat Wonogiri, agar tercipta tricle down effect dari kegiatan pertambangan. Namun demikian ada hal-hal yang perlu diwaspadai dari makin semaraknya kegiatan pertambangan ini, yaitu bagaimana Pemkab Wonogiri, dalam hal ini Dinas PESDM sebagai dinas yang membidangi bidang pertambangan, dapat melakukan pengawasan secara teliti, sehingga kegiatan tersebut dapat betul-betul membawa manfaat bagi masyarakat dan pemkab Wonogiri.

Selasa, 28 September 2010

Semen Wonogiri



Menurut catatan hasil inventarisasi bahan galian Dinas PESDM Kabupaten Wonogiri, potensi batugamping di daerah ini mencapai 3,5 milyard m3, Tanah liat 275,8 juta m3, dan pasir kuarsa 1,5 juta m3. Belum lagi berdasarkan pengamatan, masih terdapat beberapa lokasi yang belum tercatat pada saat inventarisasi, seperti halnya lapukan Dasit di Purwantoro yang mengandung silika cukup tinggi.

Hanya saja, potensi batugamping yang melimpah tersebut sebagian besar tidak bisa ditambang, karena adanya zonasi karst kelas 1, sehingga sebagian besar termasuk ke dalam kawasan lindung.

Namun demikian bukan berarti Wonogiri bakal tidak bisa dibangun industri semen. Berdasarkan perhitungan luasan, Batugamping di luar zonasi karst kelas 1 di Wonogiri masih melampar seluas lebih dari 14.000 hektar. Dengan demikian, sangat masuk akal apabila di Wonogiri kelak benar-benar terwujud impian adanya pabrik Semen Wonogiri, seperti halnya pada gambar di atas.

Kamis, 23 September 2010

PERTAMBANGAN KABUPATEN WONOGIRI

I. POTENSI SUMBERDAYA MINERAL:

A. Mineral Logam :

NO

JENIS/KOMODITI

POTENSI

LOKASI (Kecamatan)

1

EMAS

1.021.893 ton (ore)

Selogiri, Jatiroto, Karangtengah, Tirtomoyo

2

TEMBAGA

21.561 ton

Jatiroto,Tirtomoyo, Karangtengah

3

TIMBAL

60.642 ton

Karangtengah,Tirtomoyo, Kismantoro

4

SENG

40.449 ton

Karangtengah, Tirtomoyo

5

MANGAN

33.000 ton

Eromoko, Baturetno, Batuwarno

B. Mineral Bukan Logam dan Batuan

NO

JENIS/KOMODITI

POTENSI

LOKASI (Kecamatan)

1

BATUGAMPING

3.599.000.000 m3

Eromoko, Pracimantoro Paranggupito, Giritontro, Giriwoyo, Baturetno, Batuwarno, PuhPelem

2

ANDESIT

1.379.300.000 m3

Selogiri, Wonogiri, Ngadirojo, Jatiroto, Manyaran, Giriwoyo

3

TRASS

115.500.000 m3

Puhpelem, Bulukerto, Girimarto

4

LEMPUNG

275.878.050 m3

Tirtomoyo, PuhPelem, Bulukerto

5

PASIR KUARSA

1.540.000 m3

Batuwarno, Karangtengah

6

DASIT

439.400 m3

Purwantoro

7

SIRTU

245.000 m3

Nguntoronadi Puhpelem, Purwantoro, Giriwoyo, Bulukerto

8

BENTONIT

700.000 ton

Giriwoyo

9

KAOLIN

46.000 m3

Tirtomoyo dan Karangtengah

10

KALSIT

64.000 m3

Eromoko, Pracimantoro

II. PENGUSAHAAN SUMBERDAYA MINERAL:

No

PERUSAHAAN

JENIS IZIN

LUAS

(Ha)

JENIS BAHAN

GALIAN

1

CV. Nur Alam Sejahtera

IUP Operasi Produksi

1.000

Galena

2

CV. Putra Kahyangan

Tirtomoyo

IUP Operasi Produksi

1.000

Galena

3

CV. Putra Kahyangan

Tirtomoyo

IUP Eksplorasi

1.000

Galena

4

PT. Bara Petro Sakti

IUP Operasi Produksi

1.000

Galena

5

PT. Tirtomoyo Murni

Abadi

IUP Eksplorasi

2.000

Tembaga

6

PT. Aneka Tambang

IUP Eksplorasi

5.711

Emas

7

PT. Alexis Perdana

Minerals

IUP Eksplorasi

3928

Emas

8

Selatan Arc Minerals

IUP Eksplorasi

7.295

Emas

9

CV. Margahayu

Manunggal

IUP Eksplorasi

84

Mangan

10

CV. Samodera Pasir

IUP Operasi Produksi

0,35

Trass

11

CV. Putra Anugerah

IUP Operasi Produksi

0,9

Trass

12

SARYANTO

IUP Operasi Produksi

2,5

Dasit

Keterangan:

  1. Diantara 3 pemegang IUP Operasi Produksi mineral logam, baru CV. Nur Alam Sejahtera yang telah berproduksi dengan jumlah produksi sebesar 900 ton. Penambangan dilakukan secara manual.
  2. Pemegang IUP Operasi Produksi mineral logam yang membuka kesempatan untuk bekerjasama dengan investor lain adalah CV. Nur Alam Sejahtera dan PT. Bara Petro Sakti dalam hal pendanaan dan teknologi.
  3. Pemegang IUP Eksplorasi Mineral Logam yang membuka kesempatan untuk bekerjasama dengan investor lain adalah PT. Tirtomoyo Murni Abadi.
  4. Pemegang IUP Operasi Produksi Batuan yang membuka kesempatan untuk bekerjasama adalah CV. Samodera Pasir.

III. RENCANA PENGEMBANGAN DALAM WAKTU 5 TAHUN KE DEPAN

1. Mineral Logam :

  • Peningkatan Eksplorasi menjadi Operasi Produksi
  • Pelelangan Daerah Potensial yang masih kosong (belum diberikan IUP), menunggu regulasi.

2. Mineral non logam dan Batuan

  • Trass : sebagai pengganti pasir merapi sangat potensial untuk dikembangkan;
  • Andesit yang berada di luar sungai sangat potensial untuk bahan bangunan dan memiliki demand yang cukup besar.
  • Batugamping, Tanah Liat dan Pasir Kuarsa untuk industri semen.